Memodel Percaya Diri Dari Artis Korea

Seorang wanita muda berprofesi sebagai dokter gigi, peserta kursus singkat “Conversational Hypnosis in Dental Treatment” pada acara Regional Dental Meeting & Exhibition (RDM&E) di Hotel Santika pada awal Desember, mendatangi saya saat acara baru saja berakhir. Ia bertanya kepada saya apa akibatnya jika kita mudah memasuki kondisi hipnosis (trance).

Saya lalu menjelaskan bahwa hipnosis adalah kondisi alamiah yang dialami setiap hari. Jadi, tidak ada dampak negatifnya saat kita mudah memasuki kondisi trance. Bahkan, kita bisa memanfaatkan kondisi trance tersebut untuk tujuan positif yang memberdayakan diri. Saya lalu mengajak dokter gigi itu untuk bereksperimen.

“Apakah ada suatu kondisi pikiran positif atau penuh sumber daya yang Ibu inginkan?” tanya saya.

“Saya ingin PeDe (baca: Percaya Diri), Pak!” jawabnya.

“PeDe seperti apa yang Ibu inginkan?” tanya saya lagi.

“PeDe seperti artis Korea yang berjalan di cat walk, Pak!” jawabnya serius.

“Baiklah. Saya akan mengajarkan sebuah teknik yang bisa Ibu lakukan sendiri untuk banyak tujuan. Namun kali ini, saya akan mengajarkannya untuk memperoleh rasa PeDe. Apakah Ibu bersedia?”

“Mau Pak!” jawabnya mantap.

“Sekarang, sambil Ibu berdiri di sini, silahkan munculkan kondisi pikiran yang rileks dan santai seperti yang pernah ibu rasakan sebelumnya. Ibu boleh menarik nafas yang dalam beberapa kali dan menghembuskannya dengan santai. Niatkan, tubuh dan fikiran semakin santai setiap kali menghembuskan nafas…”

Sampai saat ini, saya perhatikan di wajahnya mulai terlihat tanda-tanda trance

“Sekarang, bayangkan di depan Ibu ada sebuah lingkaran ajaib. Ibu boleh memberi warna yang Ibu sukai pada lingkaran ini. Apakah Ibu sudah bisa melihat lingkarannya?” tanya saya.

“Sudah, Pak!” jawabnya.

“Apa warnanya?” tanya saya.

“Kuning, Pak!” jawabnya.

“Nah, sekarang… Munculkan artis Korea yang ingin Anda tiru rasa PeDe-nya di dalam lingkaran ajaib ini. Perhatikan ekspresi wajahnya.. cara ia berjalan.. warna pakaiannya.. kata-kata yang diucapkannya.. dan sebagainya… Saat sudah tampak benar-benar PeDe, Ibu boleh anggukkan kepala…,”

Saat saya melihatnya menganggukkan kepala, lalu saya melanjutkan…

”Sebentar lagi saya akan menyuruh Ibu masuk ke dalam lingkaran ajaib tersebut dan merasakan rasa PeDe yang dimiliki artis Korea ini… Biarkan rasa PeDe itu masuk bersama nafas yang masuk ke dalam tubuh.. dan izinkan rasa PeDe itu menjadi bagian dari diri Ibu. Jika sudah paham, Ibu boleh masuki lingkaran ajaib ini sekarang…” Kemudian ia pun melangkahkan kakinya.

“Apakah Ibu bisa merasakan PeDe-nya?” tanya saya.

“Bisa Pak! Wooowww!!” jawabnya dengan postur tubuh yang berbeda dengan ekspresi gembira.

“Lipat gandakan lagi rasa PeDe ini… dan simpan di dalam diri Ibu… jika sudah cukup.. Ibu boleh keluar dari lingkaran ini…” Setelah beberapa saat, ia pun melangkah mundur satu langkah.

By the way, Ibu datang sendiri atau bersama teman?” tanya saya untuk mengalihkan perhatiannya sejenak.

“Sendiri, Pak!” jawabnya.

“Apakah Ibu sudah merasakan rasa PeDe seperti yang Ibu inginkan?” tanya saya.

“Wooww!! Sudah, Pak! Luar biasa!!!” jawabnya takjub.

“Apakah kondisi di luar lingkaran sudah seperti yang di dalam lingkaran?” tanya saya.

“Sudah Pak,” jawabnya.

“Nah, ini salah satu manfaatnya kita belajar Hipnosis dan melatih memasuki trance dengan mudah… Ibu bisa praktikkan untuk hal lain dengan teknik ini…”

“Baik, Pak! Terima kasih banyak yaa….” jawabnya sambil tersenyum senang.

Apa yang saya praktikkan di atas merupakan salah satu teknik NLP yang disebut Circle of Excellence. Teknik ini dapat digunakan salah satunya untuk memunculkan Percaya Diri secara cepat. Di kelas pelatihan, saya akan mengajarkan bagaimana melakukannya dengan mudah, memodifikasinya agar sesuai dengan diri kita sendiri, dan teknik-teknik lain untuk memicu rasa Percaya Diri secara cepat. Seperti diketahui, Percaya Diri merupakan salah satu kondisi berdaya yang kita perlukan sebelum melakukan persuasi kepada orang lain.

Sayang, obrolan kami siang itu pun harus berakhir ketika waktu Sholat Jum’at tiba. Peserta kursus singkat siang itu yang turut menyaksikan praktik tersebut berkomentar,”Waah… sudah seperti artis Korea Ibu ini, Pak!” Kami semua pun tertawa, menyudahi pertemuan singkat yang bermakna itu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s