Cara Membangun Rapport Dengan Matching & Mirroring (1)

Pernahkah Anda melihat sepasang kekasih yang sedang berjalan di keramaian? Atau dua orang sahabat karib yang sedang asyik mengobrol? Atau sekelompok anak sekolah yang berjalan dengan riang? Apa kesamaan yang ada pada mereka?

Salah satu kesamaan yang sering dan paling mudah kita perhatikan adalah kesamaan Fisiologis. Di dalam NLP, kesamaan fisiologis merupakan salah satu tanda (indikator) bahwa keakraban sudah terjalin. Kesamaan ini tentunya terjadi tanpa disadari (terjadi di pikiran bawah sadar) mereka. Sebaliknya, apabila kita ingin memunculkan keakraban, maka yang kita lakukan adalah menyamakan fisiologisnya.

Menyamakan fisiologis ini, di dalam NLP disebut dengan matching dan mirroring. Matching artinya menyamakan apa yang ada pada diri teman bicara persis seperti apa yang mereka lakukan. Sementara mirroring (bercermin) artinya melakukan gerakan seperti cermin pada teman bicara.

mirroringFoto di samping ini diambil di sela-sela pelatihan yang saya selenggarakan. Dua orang peserta pelatihan, yang memang sahabat akrab sedang asyik mengobrol. Apakah anda memperhatikan bagaimana fisiologis kedua sahabat tersebut?

Kedua sahabat karib ini, tanpa disadari sedang melakukan posisi mirroring (bercermin). Disebut mirroring karena salah seorang menjadi bayangan dari orang yang lainnya. Apa kesamaan yang dapat Anda amati?

Anda mungkin mengamati bahwa kesamaan fisiologis yang terdapat dari foto di atas adalah, posisi tubuh dudukkocondongan tubuh, menyilangkan kaki kanan, posisi tangan kanan di pangkuan, dan kesejajaran posisi pandangan. Hal ini tentu terjadi di bawah kesadaran, alias tidak disengaja dan di luar kendali mereka.

Kalau foto ini adalah video, mungkin kita bisa menganalisa bagaimana proses tersebut bisa terjadi, seperti yang dipraktikkan saat pelatihan. Melalui praktik langsung, kita juga bisa mengetahui siapa yang sedang mengarahkan (memimpin) jalannya pembicaraan.

Jadi pada prinsipnya, kita melakukan penyamaan fisiologis untuk membangun keakraban. Proses menyamakan fisiologis ini harus dilakukan secara samar-samar, tidak kentara (subtle/ hidden) agar teman bicara tidak mengamatinya secara sadar. Apabila kita terlalu jelas menyamakan, bisa jadi teman bicara menganggap kita sedang mengejek atau tidak menghargainya.

Apa saja kesamaan fisiologis yang dapat kita bangun?

  1. Samakan postur. Apabila teman bicara berdiri maka anda juga berdiri, perhatikan juga bagaimana cara ia berdiri, dst.
  2. Kecondongan. Imbangi kecondongan tubuh teman bicara, perhatikan arahnya.
  3. Gesture. perhatikan bagaimana gerakan-gerakan yang ia lakukan lalu tiru secara samar-samar dan tidak langsung.
  4. Kecepatan gerakan. Apabila pembicaraan dilakukan sambil bergerak, misalnya berjalan, maka samakan kecepatan dan irama berjalannya.
  5. Senyum dan ekspresi. Teman bicara akan merasa akrab apabila bawah sadarnya menangkap kesamaan emosi melalui senyuman dan ekspresi yang kita munculkan.

Sekarang, setelah mengetahui kesamaan apa yang perlu dibangun untuk menciptakan keakraban (rapport), coba perhatikan foto Lady Diana di atas. Dapatkah Anda mengetahui kesamaan apa saja yang dilakukan Lady Diana untuk membangun keakraban kepada anak-anak tersebut? Untuk mempercepat proses Anda dalam belajar persuasi, maukah Anda menuliskan jawabannya di kolom komentar?

Demikianlah cara membangun keakraban melalui matching dan mirroring kali ini. Ikuti terus pembahasannya di website ini.

Salam sukses,

Bang Noer Sign

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s